Beranda

Kepada yang terhormat pembaca budiman, pengunjung Blog ini.      Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

  

Penulis bersama Hideo Nakano di Malaysia

Penulis bersama Hideo Nakano di Malaysia

Tiada ungkapan yang lebih indah dan ucapan yang penuh berkah selain ungkapan syukur dengan ucapan Alhamdulillah atas terbitnya buku Teori Absolutivitas: Matahari Mengelilingi Bumi ini. Seiring berjalannya waktu dan berlalunya masa sejak terbit bulan Oktober 2011, buku ini telah mendapat respon dan tanggapan yang luar biasa dari para pembaca baik yang pro maupun yang kontra sebagimana buku kontroversial lain pada umumnya. Bahkan di Toko Penerbit Pustaka Arafah sendiri telah menjadi salah satu

 buku Best Seller sejak bulan November 2011.
Dan telah ada bedah buku yang membahas persoalan klasik ini tentang pertanyaan manakah yang benar: Matahari Mengelilingi Bumi ataukah Bumi Mengelilingi Matahari?. Maka Teori Absolutivitas memberikan jawaban tegas: Matahari Mengelilingi Bumi, terbit dari timur dan tenggelam ke arah ufuk barat!.
Namun demikian, apakah ini berarti menolak pemahaman Bumi berotasi (23 jam 56 menit dan 4 detik) dan Bumi berevolusi mengelilingi Matahari bersama planet Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus dan Neptunus dalam sistem Tata Surya (Solar System) kita sebagaimana yang telah menjadi hampir seluruh pemahaman manusia di dunia selama ini?.  Jawabannya adalah TIDAK !.
Oleh karena Bumi mengelilingi Matahari bersama 7 planet lain adalah bila dilihat dari luar atmosfer Bumi dan bukan dilihat dari pengamat yang berada di Bumi. Dari paling tidak 2 kerangka acuan berbeda ini, dimana Matahari mengelilingi Bumi dilihat dari kerangka acuan pengamat di bumi dan Bumi mengelilingi Matahari dilihat dari kerangka acuan pengamat luar angkasa, keduanya sama-sama benar menurut teori Relativitas (Albert Einstein) yang menyatakan bahwa gerak itu relatif, tergantung kerangka acuan. Akan tetapi dalam teori Absolutivitas menetapkan bahwa Bumi sebagai kerangka acuan mutlak dimana benda bergerak ataukah tidak tergantung pengamat yang diam terhadap Bumi. Bukti atas pernyataan ini adalah kasus paradoks kembar dan mesin waktu (hanya bisa ke masa datang dan tidak dapat ke masa lampau), kasus Muon, kasus Energi diam dalam reaksi Bom atom jenis Fisi Hiroshima dan Nagasaki, pengamatan Edwin Hublle, Teori spekulatif Bigbang, Penemuan sisa radiasi latar gelombang mikro (Microwave Background Radiation)  dan lain-lain.
Dari pihak para pembaca yang pro, memandang Teori Absolutivitas ini memberikan alternatif solusi yang menjembatani kedua Teori kontradiktif antara Teori Heliosentris dan Geosentris. bahkan ada diantara umat Islam telah memberikan dukungan dalam bentuk tulisan ilmiah (lihat: www.bimbinganbelajaralifnium.blog.com) yang mendukung Teori Absolutivitas ini.
Sedangkan bagi pihak yang kontra, diantaranya karena menganggap bahwa Teori Absolutivitas : Matahari Mengelilingi Bumi ini sama saja dengan Teori Geosentris (padahal tidak sama) yang membela pendapat Ptolemous dengan mengatasnamakan agama (baca:Islam) sebagaimana yang pernah terjadi pada gereja Khatolik pada abad pertengahan di Eropa. Selain itu juga ada yang menolak sifat kerangka acuan Absolute, karena menurutnya bahwa tidak ada kerangka acuan mutlak yang bersifat universal di alam ini sebagaimana percobaan Michelson & Morley dalam pembuktian keberadaan ether.
Pada sisi yang lain, telah banyak perdebatan di kalangan ulama maupun ilmuwan Islam di abad modern ini tentang kedua teori tersebut. Sebagian diantara ulama’ berpegang terhadap makna dzahir ayat Al-Qur’an dan Al-Hadits yang menisbatkan Matahari dengan fi’il (kata kerja) yang maknanya matahari yang bergerak dan bumi yang diam, pada saat yang sama sebagian ilmuwan Muslim dan diikuti sebagian ulama’ kontemporer yang mendukung “pemalingan” ayat berjalannya gunung sebagai hujah berotasinya Bumi. Wal hasil, laa ittifaq bi izaalatil khilaf baina daraini (tidak ada kesepakatan dalam menyelesaikan perbedaan ini) . So that, this book is one of solutions alternative for that problem.

Sebagai penutup, kami sampaikan bahwa blog ini dibuat untuk publikasi Teori Absolutivitas: Matahari Mengelilingi Bumi.
Dengan segala kerendahan hati, kami mengharapkan masukan, kritik dan saran yang konstruktif demi perbaikan karya ini di masa datang, insya Allah. Syukran Jazakumullah khairan

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Solo, 22 April 2012

Rahmat Abdullah, S.Si.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s